RSS

Keterampilan Bertanya dalam Pembelajaran

28 Mar

MALU BERTANYA SESAT DI JALAN

Bertanya merupakan bagian sangat penting dalam proses pembelajaran. Keterampilan bertanya bahkan merupakan salah satu skill yang harus dimiliki oleh seorang guru. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa keterampilan bertanya merupakan salah satu item kompetensi pedagogik yang harus dimiliki oleh setiap guru dan calon guru. Menurut Fraengkel bahwa jantung strategi belajar yang efektif terletak pada pertanyaan yang diajukan guru. Dalam mengajukan pertanyaan membutuhkan keterampilan. keterampilan bertanya merupakan salah satu keterampilan mengajar yang harus dimiliki guru disamping keterampilan memberi penguatan, keterampilan mengadakan variasi, keterampilan menjelaskan, keterampilan membuka dan menutup pelajaran, keterampilan meminpin diskusi kelompok kecil, keterampilan mengelola kelas, dan keterampilan mengajar perorangan.

Terkadang siswa sulit bertanya karena takut salah. karena itu, seorang guru perlu menumbuhkan keberanian siswa dalam bertanya, misalnya menciptakan iklim belajar yang kondusif, hangat, antuasisme, memotivasi, memberi kesempatan untuk bertanya, menghargai sekecil apapun usaha anak untuk bertanya, dan menggunakan metode pembelajaran misalnya Snowball throwing, inkuiri, pendekatan sosial emosional, dan metode lainnya.

Mengajukan pertanyaan kepada siswa mesti memperhatikan karakteristik dan latar belakang siswa. Keheterogenan siswa dalam ruang kelas menuntut guru lebih kreatif dan mengadakan inovasi pembelajaran terus-menerus. Guru tentulah harus menulis tujuan pembelajaran di papan tulis dengan membagi tiga papan yang berisi tujuan, materi, dan kesimpulan, guru mengusahakan siswa bertanya semua, dan diawali dengan pertanyaan dasar yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Menurut Wragg dan Brown (1997), teknik bertanya efektif yaitu mengurangi sedikit kekeliruan. kekeliruan ini misalnya mengulangi pertanyaan sendiri, mengulangi jawaban siswa, menjawab pertanyaan sendiri, menimbulkan pertanyaan ganda, pertanyaan yang memancing jawaban serentak, dan menentukan siswa sebelum pertanyaan diajukan.

Menurut Samsuddin, bertanya berfungsi untuk mengembangkan minat dan keingintahuan; memusatkan perhatian pada pokok masalah; mendiagnosis kesulitan belajar; menguatkan kadar CBSA; kemampuan memahami informasi; kemampuan mengemukakan pendapat; dan mengukur hasil belajar.

About these ads
 
3 Komentar

Ditulis oleh pada 28 Maret 2011 in Pembelajaran

 

Tag: , , , , ,

3 responses to “Keterampilan Bertanya dalam Pembelajaran

  1. choirul

    30 Maret 2011 at 5:26 AM

    aku g pernah bertanya

     
    • kamriantiramli

      30 Maret 2011 at 7:49 AM

      Biasakanlah bertanya, suatu saat kamu kan pasti butuh pertanyaan yang tepat disaat yang tepat.

       
  2. Sardi

    19 Juni 2012 at 1:54 AM

    Mkcih

     

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.318 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: