RSS

Replikasi Retrovirus

25 Apr

Retrovirus adalah virus RNA yang direplikasi dalam sel inang melalui reverse transcriptase enzim untuk memproduksi DNA dari genom RNA nya. DNA tersebut kemudian dimasukkan ke dalam genom inang oleh enzim integrase. Virus ini kemudian ulangan sebagai bagian dari DNA sel inang. Retrovirus adalah virus diselimuti yang dimiliki oleh keluarga Retroviridae virus

Berdasarkan organisasi genomnya retrovirus dibagi menjadi dua kategori besar yaitu retrovirus simpel dan kompleks. Semua retrovirus mengandung tiga domain utama yang mengkode protein virion : gag, yang mengarahkan sintesis protein internal yang akan membentuk kapsid, matriks dan nukleoprotein; pol, mengandung informasi untuk enzim reverse transkriptase dan integrase; dan env, yang mengandung komponen permukaan dan transmembran dari protein envelop virus. Domain tambahan yang biasanya terdapat pada semua retrovirus adalah pro, yang mengkode protease virion. Retrovirus simpel pada umumnya hanya mengandung elemen ini, sementara retrovirus kompleks mempunyai protein regulator nonvirion tambahan. Selanjutnya retrovirus dibagi menjadi enam genus. Lima dari genus ini menunjukkan potensi sebagai onkogen (onkovirus) dan dua grup lagi adalah lentivirus dan spumavirus. Semua virus onkogen, kecuali human T-cell leukemia virus-bovine leukemia virus (HTLV-BLV) merupakan retrovirus simpel. HTLV-BLV, lentivirus dan spumavirus merupakan retrovirus kompleks.

Menurut Gaffar (2007), Urutan genome retrovirus terdiri atas LTR adalah Long Terminal Repeats. Urutan berulang ini mengapit daerah gag, pol dan env serta berperan dalam proses transkripsi virus. mRNA gag akan ditranslasi menjadi Gag prekursor, dimana Gag prekursor ini akan diproses menjadi bentuk ”mature” dan menghasilkan protein-protein matriks, kapsid, nukleokapsid dan p6. mRNA pol akan ditranslasi menjadi Gag-Pol prekursor, dimana Gag-Pol prekursor ini akan diproses menjadi bentuk ”mature” dan menghasilkan enzim protease, reverse transkriptase dan integrase. mRNA env akan ditranslasi menjadi Env prekursor, dimana Env prekursor ini akan diproses menjadi bentuk ”mature” dan menghasilkan protein envelope yaitu protein surface (SU) dan transmembran (TR).

Menurut Yuwono (2002), Replikasi RNA virus HIV dilakukan dengan melewati enam langkah, yaitu:

  1. Penempelan virus pada reseptor yang ada pada limfosit CD4.
  2. Molekul DNA untai-tunggal kemudian disintesis dengan menggunakan molekul RNA sebagai cetakan. Sintesis DNA untai-tunggal ini dilakukan oleh enzim transcriptase balik. Enzim yang sama kemudian mengubah molekul DNA untai tunggal menjadi molekul untai-ganda linear.
  3. Molekul DNA untai-ganda yang terbentuk kemudian diintegrasikan ke dalam kromosom sel inanh oleh aktivitas enzim integrase. Dalam keadaan demikian virus disebut sebagai provirus karena genom virus HIV adalah RNA, bukan DNA.
  4. Setelah DNA untai-ganda diintegrasikan, selanjutnya dilakukan sintesis RNA virus dengan menggunakan aktivitas RNA polymerase yang dimiliki oleh sel inang. Sintesis RNA virus dilakukan dengan menggunakan cetakan DNA provirus. RNA virus yang disentesis berfungsi sebagai sumber informasi untuk sintesis protein structural virus dan enzim sekaligus sebagai genom virus.
  5. Genom RNA virus yang terbentuk selanjutnya dibungkus oleh protein selubung yang terdiri atas dua lapis yaitu protein utama (core protein) dan protein cangkang (shell protein).
  6. Partikel virus yang terbentuk selanjutnya menembus membrane plasma sel inang sehingga memperoleh selubung lemak.

TULISAN INI DISUSUN OLEH NURUL MAGFIRAH S.Pd

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 25 April 2011 in Biomolekuler

 

Tag: , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: